Penyebab gangguan adalah :
1. Benang jahit menyangkut akibat menjahit dengan arah yang
salah (putaran kebalik).
2. Memasang jarum terlalu kebawah menyebabkan
ketegangan benang terlalu besar dan mudah putus.
3. Benang terlalu kasar atau terlalu halus, tidak sesuai dengan
jenis kain yang dijahit.
4. Tidak sesuai antara nomor jarum jahit dan bahan.
Tension/tegangan mesin tidak seimbang.
Solusi :
1. Pastikan putaran roda mesin tidak terbalik meski hanya
sebentar (beberapa putaran).
2. Pastikan posisi jarum mesin jahit sudah tepat pada
tempatnya, tidak terlalu tinggi tidak terlalu rendah.
3. Sesuaikan nomor benang dan nomor jarum sesuai dengan
kain yang dijahit.
4. Seimbangkan tension dengan bahan yang akan dijahit,
semakin tipis kain, semakin kecil angka tension, semakin
tebal kain, semakin besar angka tension.
Mudah di mengerti makasih